Kamis, 05 Januari 2017

Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya?

Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya? - Hallo sahabat DROIDPLUSS, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya?, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Kisah Inspiratif, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya?
link : Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya?

Baca juga


Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya?


•    Menyadari besarnya jasa kedua orang tua yang membesarkan sedari kecil, Anda tentu ingin membalasnya dengan membahagiakan masa tua mereka. Takdir yang tak dapat dihindari, orang tua Anda terpaksa menjalani hari tua dalam kondisi tidak sehat. Perawatan intensif untuk menangani masalah kesehatan mereka, kini menjadi tanggung jawab Anda. Rangkaian terapi medis ternyata memakan banyak biaya. Tak pelak, keuangan rumah tangga Anda ikut terguncang.
Simak 5 langkah berikut yang dapat menjadi pencerahan atas masalah Anda sehingga Anda tetap dapat terus merawat orang tua tanpa mengorbankan masa depan keluarga Anda.

•    1. Ketahui pasti dan rinci keuangan orang tua Anda
     Anda perlu mengetahui secara komprehensif tentang aset dan penghasilan yang tersedia, serta skema pengeluaran yang sesuai supaya tidak defisit. Artikel New York Times ini menyarankan bahwa Anda wajib berbicara mendalam dengan orang tua Anda mengenai rincian aset, hutang, dan segala kondisi keuangan orang tua Anda. Anda dapat mengajukan beberapa pertanyaan tentang keuangan orang tua Anda, yaitu mengenai:
o    Penyimpanan dokumen-dokumen keuangan (aset, investasi, polis asuransi)
o    Apakah surat wasiat (terbaru) sudah dibuat? (usahakan usianya tidak lebih dari 5 tahun)
o    Ada tidaknya safe deposit box
o    Informasi rekening bank, termasuk nomor PIN
o    Kartu kredit dan status pelunasannya
o    Data penasihat keuangan, akuntan, dan pengacara (jika ada)
o    Data asuransi, baik asuransi kesehatan dan jiwa, beserta nama agen yang bertanggung jawab
o    Informasi hutang dan piutang yang belum terselesaikan
Selanjutnya, Anda dapat bertemu dengan perencana keuangan, yang akan membantu menunjukkan manajemen keuangan keluarga Anda. Bersiaplah untuk melakukan perubahan dalam pengelolaan aset, investasi, dan pengeluaran Anda. Dengan demikian, langkah Anda terencana dan terlaksana dengan rinci serta tepat sasaran.

•    2. Pilih perawatan yang lebih ekonomis
     Memangkas biaya perawatan adalah hal pertama yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi "kebocoran" keuangan Anda. Manfaatkan jaminan kesehatan nasional BPJS untuk mendapatkan biaya perawatan medis yang lebih ekonomis. Pemilihan jenis obat generik juga akan memotong biaya terapi. Konsultasikan dengan dokter mengenai pembiayaan yang sanggup Anda lakukan. Biasanya, para dokter akan membantu memberikan rekomendasi tempat dan jenis terapi yang sesuai dengan kemampuan Anda membayarnya. Anda memakai jasa perawat di rumah? Dengan mempelajari cara perawatan dan melakukannya bersama kerabat, Anda dapat menghemat jutaan rupiah per bulan dari pos ini.

•    3. Amankan dana masa depan
     Sekencang apapun badai yang menerpa keuangan keluarga, pastikan dana untuk masa depan anak-anak Anda telah disimpan dengan aman. Biarkan investasi atau tabungan pendidikan anak-anak tak tersentuh karena ini adalah hak mereka untuk hidup lebih baik. Jika Anda sudah berada pada tahap mengorbankan investasi masa depan ini, sudah waktunya Anda mencari mitra pengasuhan orang tua Anda.

•    4. Bersatu padu dengan kerabat
     Anda tidak perlu merana, karena Anda tidak sendiri. Artikel dari Forbes ini menyarankan untuk Anda membicarakan masalah ini dengan saudara-saudara kandung dan kerabat. Tidak berarti Anda berkeliling menagih dana partisipasi loh. Bantuan-bantuan yang diberikan tidak melulu harus berbentuk uang. Uluran tangan mereka dengan menyumbangkan tenaga dan barang-barang keperluan sehari-hari, akan berdampak besar karena meringankan beban Anda. Budaya Timur di mana rasa kekeluargaan masih kental terasa, biasanya lebih mudah untuk berdiskusi dan meminta dukungan seperti ini.

•    5. Cari penghasilan tambahan
     Pengeluaran membengkak, biasanya obat paling manjur adalah dengan memperbesar jumlah uang masuk. Mulailah memeras otak dan mengeluarkan ide-ide kreatif untuk menambah pundi-pundi Anda. Berwirausaha, menjadi tenaga lepas waktu, atau mengerjakan proyek sampingan. Apapun cara halal yang menghasilkan sepeser dua peser uang, jika ditekuni, tidak menutup kemungkinan dapat menuntaskan guncangan dalam finansial keluarga Anda.
Sebuah niat baik akan menghasilkan kebaikan juga pada akhirnya. Percayalah, selalu ada jalan keluar untuk masalah Anda yang muncul dari kerelaan Anda merawat orang tua terkasih. Tetap maju dan jangan menyerah!

Bagikan hasil Anda kepada teman..


Demikianlah Artikel Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya?

Sekianlah artikel Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya? kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Orangtua tercinta jatuh sakit dan keuangan rumah tangga goyah. Bagaimana solusinya? dengan alamat link https://androidgusmuk.blogspot.com/2017/01/orangtua-tercinta-jatuh-sakit-dan.html